Farissa

Full Name : Farissa Fahmi Sani Irianto Putri
Nickname : Farissa, Far
Division : Quality Assurance
From : Bandung
Hobby : Nonton, Jalan-jalan, ngemil
Favorite Food : Spicy Food
Favorite Music : Pop, Easy Listening
Favorite Creature : Cats









Nama                                : Riva Elisa
Divisi                                 : Fraud Prevention
Hobi                                  : Traveling
Makanan Favorite              : Sushi
Music Favorite                   : Mocca
Quote                                : "If you can't tell it simply, you don't understand it well enough" -Einstein



Let's be a Part of Newkama


Hallo Komodo Lovers ? How’s Life ? Perkenalkan saya Riva dari team Komodo, Join di Tokopedia sejak Juni dalam divisi Fraud Prevention. Wah gak kerasa sudah hampir dua minggu perjalanan Nacama Academy. Fyi, Nakama Academy Batch II ini dimulai sejak 3 Agustus 2015. Acara berlokasi di kantor baru Tokopedia di wisma 77, tepatnya di auditorium Tokopedia yang super cozy, hijau dan sejuk.
Urgh, ada perasaan sedih sih rasanya gak mau berakhir nih. Mulai dari rasa penasaran saya apa sih Nakama Academy sampe akhirnya ngerasa beruntung ketemu Newkama dan coach yang seru. Kalo boleh jujur maunya sih ditambah panjang Nakama Academy nya :D
Apa aja yang udah saya dapet di Nakama Academy ?

1. DNA Tokopedia
Ini salah satu yang wajib diketahui oleh Nakama Tokopedia, Focus on costumer, Growth mindset, dan Make it happen make it better. Focus on customer sudah mendarah daging disini. Kita semua tahu, pembeli adalah raja. Saya percaya Tokopedia bisa sesukses sekarang karena selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk customer.
Sementara itu Growth mindset dimana kita harus optimis dalam melakukan sesuatu, pantang nyerah karena dalam Tokopedia, semua tumbuh dan belajar bareng. Yang terpenting adalah kemauan untuk belajar yang tinggi.

2. Friendship

Dari Nakama Academy kita jadi saling kenal sesama Newkama (sebutan Nakama baru). Dipertemukan dengan newkama dari berbagai divisi. Terasa banget kebersamaanya. Di Nakama Academy ini, saya satu team dengan orang-orang yang luar biasa. Jo, Rendy, Farisa yang tergabung dalam Team Komodo. Kenapa kita pilih komodo, karena bagi kita Komodo itu hewan lokal tapi namanya mendunia sampe punya pulau sendiri kan. So proud being a part of Komodo. Saya juga jadi punya teman berangkat bareng, karena tau sama-sama dari Tangerang. Saya, Mutia, Wulan dan Meymey berasal dari divisi yang beda-beda.  Kalo ngumpul pasti kita sharing jobdesk dan cerita-cerita seru divisi masing-masing. Dari Nakama Academy kita dipersatukan dan friendship itu terlahir.

2. Insight

Ada banyak insight yang saya dapat selama Nakama Academy ini. Kita dapet materi yang seru dan bisa kita aplikasikan di Tokopedia bahkan dalam hidup kita. karena saya fresh graduate yang masih polos dalam dunia kerja, tentu dengan adanya Nakama Academy ini jadi bekal agar kita lebih siap menghadapi dunia kerja. Pikiran jadi lebih kebuka dan tercerahkan.
Hari pertama dibuka dengan perkenalan. Terus kita dibagi menjadi 6 team. Setiap team diminta untuk mengerjakan big project. Big Project dikesempatan ini yaitu membuat toko di Tokopedia dan membuat blog. Seru banget akhirnya ngerti buying and selling flow di Tokopedia itu seperti apa, karena kita ngalamin langsung menjadi seller. Belajar bagaimana manage shop personally. selama ini saya cuma berperan sebagai buyer sebatas memilih barang, add to chart, checkout, transfer, finish, terakhir konfirmasi pembayaran deh. Dalam projek ini kita maksimalkan sumber daya yang ada biar tokonya juga berkualitas. Kita juga di beri ilmu mengenai blog. Ilmu yang banyak mengenai Ecommerce. Menurut saya Ecommerce itu sesuatu yang menarik untuk dipelajari, di Indonesia, Ecommerce sedang bertumbuh dan jumlahnya semakin banyak setiap tahunnya. Oya bagi yang belum tahu, model bisnis yang dipakai Tokopedia sendiri adalah Marketplace. Tokopedia itu tidak berjualan, melainkan menjadi jembatan antara seller dan buyer. Back to Nakama Academy nih ya, ada lagi yang seru, yaitu saat sesi setiap divisi presentasi mengenai jobdesk mereka. Dari mulai divisi operasional, terbagi menjadi team resolusi, customer care dan transaksi. seru pas praktek langsung handle costumer, belajar banyak problem solving yang baik. Bagaimana memberikan solusi jitu untuk transaksi yang ada kendala, dsb.  wah faktanya gak semudah itu menjadi customer care, intinya kita kudu focus on customer, pembeli adalah raja, menomorsatukan service lah. Salut sekali buat team operasional.
Selain itu, aktivitas kita di Nakama Academy adalah belajar mengutarakan pendapat lewat  debat, nonton video inspirasi, public speaking sampai gimana membuat event. Tema pembuatan event adalah untuk merayakan hari pelanggan nasional. Dari tugas ini, ternyata muncul ide-ide cemerlang dari newkama. Kita dituntut untuk berpikir out of the box. Ternyata membuat event itu gak semudah yang dibayangkan. Banyak yang harus dipertimbangkan dari berbagai sisi sampe akhirnya jadilah event yang mutu.
Insight lainnya yang cuma bisa didapat di Nakama Academy yaitu mengenai Scrum. disini kita simulasi mengenal lebih jelas apa itu scrum, how it works, dan yang pasti gimana penerapannya dalam membangun sebuah produk. Hal yang bener-bener baru dan bahkan saya baru denger pertamakali saat di Tokopedia. Untuk lebih jelasnya kamu bisa googling apa itu scrum ya :)
Yang pasti scrum itu mengajarkan kita how to work in team, making a good communication each member of team, set a priority, making a goal, and of course time management.
Wah pokonya setelah Nakama Academy ini harapan saya bisa membawa perubahan besar dengan wawasan yang didapat.

3. Fun, Fun and Fun

No more boring. Karena Newkama masih terbilang muda-muda, jadi asik banget deh. Kita disini selain dapet ilmu tapi dapet banget serunya. Disela materi terkadang kita nge-games. Jadi kita gak ngerasa bosen sama sekali. Paling yang agak susah hilang pas ngantuk aja.

Di Nakama Academy, kita mengadakan lunch bareng, dan diakhir acara kita ngadain farewell party, makan bareng, karaoke sekaligus acara tuker kado antar newkama. Gimana? seru dong.


Oke, That's All cerita singkat saya mengenai Nakama Academy dan apa aja yang saya dapat. Semoga semua bisa terinspirasi untuk menjadi the next Newkama yaaa. :))

Bonus foto keseruan Nakama Academy !!!



How To Learn Tokopedia in A Fun Way (re: Nakama Academy)

Bulan Agustus ini kegiatanku beda banget sama Agustus tahun kemarin kalau tahun kemarin lagi sibuk dan pusing ngerjain big project alias skripsi yaitu bikin web e-commerce sekarang aku udah keterima di salah satu perusahaan internet di Indonesia dimana salah satu bisnisnya adalah marketplace.Seru banget kan? Kalo kemarin ngerancang dan ngerjain e-commerce dalam skala kecil sekarang bisa nimba ilmu di salah satu perusahaan yang terbaik di bidang marketplace penasaran ga sih perusahaannya apa?  kayanya kalo udh ngomongin perusahaan interet yang salah satu bisnisnya adalah marketplace dan terbaik di bidangnya langsung kepikiran Tokopedia ya? Dan ya bener banget perusahaan itu adalah Tokopedia yang iklannya sering ada di TV dibintangin Chelsea Islan itu yang logonya ijo-ijo kalau ga inget coba deh perhatiin kalau ada iklan itu di TV.

Singkat cerita setelah melewati test online, interview user, dan interview dengan head divisionnya aku sepakat mulai bekerja tanggal 3 Agustus 2015 nah beberapa hari sebelum tanggal tiga aku dapet email dari salah satu PR & Event Tokopedia kalau aku harus ikut Nakama Academy  dari tanggal 3 Agustus 2015 – 14 Agustus 2015 wah apa nih Nakama Academy pertama denger sih yang kepikiran adalah OSPEK hahaha iya ospek yang itu orientasi sebelom masuk kuliah yang dateng dengan atribut aneh-aneh, berkelompok, dan dikasih tugas sama senior-senior dan ternyata ya bener banget persis :p hahaha ngga deng bohong ternyata Nakama Academy merupakan kegiatan dengan tujuan pengenalan Tokopedia kaya apa sih Tokopedia? Gimana culture di Tokopedia itu? Apa aja sih product dari Tokopedia? Dan ga ketinggalan apa sih E-commerce dan Marketplace itu dan karena hari ini adalah hari ke-9 aku mengikuti Nakama Academy aku mau berbagi apa aja sih yang aku dapetin di Nakama Academy.

Kenapa namanya Nakama Academy? Itu karena Tokopedia memiliki sebutan untuk para karyawannya yaitu Nakama dimana artinya teman atau partner yang memiliki tujuan yang sama dan aku sebagai peserta dari Nakama Academy belum jadi Nakama seutuhnya nih jadi saat ini aku masih NewKama atau New Nakama dan dengan Nakama Academy ini Tokopedia berharap aku bisa jadi Nakama seutuhnya yang memiliki DNA yang sama dengan Tokopedia dan menyuntikkan visi Tokopedia yaitu menjadikan Indonesia lebih baik lewat internet menjadi goal di hidupku cielah…:D selama Nakama Academy berlangsung para NewKama dibentuk menjadi kelompok-kelompok kecil sebanyak enam kelompok, nama-nama kelompoknya diambil dari binatang yaitu Komodo, Wolf, Dragon, Bear, Sugarglider, dan Crow dan kelompokku adalah Komodo dimana anggotanya hanya berempat doang, Walaupun berempat tapi tetep kompak dan keep up sama tugas-tugas selama Nakama Academy berlangsung. Anggota kelompok Komodo baik-baik dan seru bikin Nakama Academy jadi lebih ceria dan menyenangkan tapi kelompok lain juga semua baik-baik dan menyenangkan selain itu ada beberapa sesi dimana aku berpisah sama kelompok Komodo dan kenalan sama Newkama dari kelompok lainnya.

Hal pertama yang aku dapet selama Nakama Academy adalah team work dan team management karena dari hari pertama udah langsung  dibuat kelompok jadi langsung aware selama di Tokopedia aku akan banyak kerja tim karena langsung ada tugas yang harus dikerjain tim. Tugas pertama adalah bikin blog dan toko di Tokopedia. Untuk blog sendiri sih menurutku lumayan susah juga ya karena biasa ngeblog itu di Tumblr itu juga kalo ngerepost quotes kece, gambar lucu, gambar makanan, gambar kucing dan anjing lucu, dan curhatan galau pas abis berantem sama pacar termasuk ngeblog :p anyway you’ll never know if you never try lah yaa terus tugas-tugas berikutnya sih belajar jadi anak operational ituloh customer care, transaction, dan resolution terus tugas bikin business plan, bikin campaign, trus belajar problem solving juga dan puncaknya adalah simulasi atau training core team di Tokopedia dimana kita bener-bener jadi tim dikasih proyek dengan deadline yang mirip banget dengan apa yang dilakukan core team di Tokopedia, buatku yang bakal jadi salah satu team member itu ini semacam pemanasan ya jadi mudah-mudahan ngga akan kaget pas mulai kerja tanggal 18 Agustus nanti. Ohya selama Nakama Academy ini kita dibimbing sama coach coach yang handal dan kompeten di bidangnya beliau beliau ini Nakama Tokopedia yang ramah, baik, humble dan ngebuat materi-materi yang disampaikan seru dan ga bosenin ya.

Dari tugas-tugas di atas apa sih yang bisa disimpulin? Jadi kesimpulannya menurut pendapat pribadiku ya para coach ingin kita mengetahui siapa aja sih dibalik Tokopedia ini mereka ini apa sih jobdescnya terus gimana jobdescnya daripada mereka ngasih tau secara teori mereka lebih milih newkama terjun langsung dan dapet gambaran in person gimana sih tugas dari masing-masing function di Tokopedia sebagai orang yang cenderung learning by doing ampuh banget ini buatku  jadi tau gimana sih kerjaannya contohnya waktu sesi operational kita semua jadi customer care dan ngehadepin keluhan dari customer Tokopedia yang ternyata susah ya harus sabar dan bisa ngasih solusi yang terbaik dan menguntungka bagi customer maupun Tokopedia terus belajar nulis blog dan ada poin poin SEO juga yang bisa diterapin pernah ambil mata kuliah ini dulu dan beda ya parktek sama teori terus belajar juga bikin campaign gitu dan ga gampang juga loh Komodo waktu itu dapet komentar pedas dari para juri hahaha tapi gak apa apa jadi kita tahu apa yang harus diperbaiki apa yang bisa dilakukan dan apa yang sebaiknya ga dilakukan dan untuk  tugas bikin toko kita belajar memahami dari sisi customer kita yaitu penjual jadi kita ga asal kalo ngasih solusi atau mikirin fitur baru buat mereka karena kita pernah rasain suka duka di posisi mereka walaupun hanya untuk 2 minggu.


Jadiiii…kalo mau dirangkum lagi ya  di Nakama Academy pertama aku belajar jadi Customer Care ntar kalau temen, keluarga, tetangga, temen kost, atau kenalan yang nanya tentang Tokopedia ga bego-bego amat lah ya bisa jawab dengan baik, benar, ga ngasal, dan yang terpenting ga jawab ‘coba email Customer Care aja deh bukan bagianku juga’ kan ga solutif dan keterlaluan banget ya kalau jawab gitu terus belajar jadi PR buat Tokopedia kalau ada hal yang ga diinginkan terjadi sama Tokopedia bisa belajar melindungi dan mengklarifikasi apa yang sebenernya terjadi ga ikut kemakan omongan orang ga bertanggung jawab atau malah ikutan ngomongin yang jelek-jelek hehe bisa ngomongin fakta yang sebenarnya juga terus berusaha ikutan dan mendukung setiap campaign dan event yang diadain Tokopedia dan yang terakhir belajar jadi HR juga kaya ngasih info ke temen-temen yang potensial jadi newkama. Ohya yang terakhir but not least ya DNA Tokopedia sekarang udah tersuntikan di otakku seperti Focus on Customer, Growth Mindset, dan Make it happen make it better keren ya DNA nya? J Okay segini dulu aja semoga Nakama Academy batch berikutnya lebih banyak yang ikutan biar seru ya kalau ada yang baca dan tertarik silahkan apply di Tokopedia, I’ll see you very soon then! :)


Cheers from Nakama Academy Batch 2



Regards,


Farissa Fahmi Sani I P



Menjadi Jalan Kesuksesan Banyak Orang!



"Apaan tuh Tokopedia? Kerja di Toko Online, emang bisa jadi apa? ", kira-kira begitu respon orang orang tua di keluarga gue. Saat itu gue cuma bisa ketawa ketiwi, senyam senyum, dalam hati, "Aduh beda dunia nih, ga nyambung imajinasi dua generasi berbeda". Well, berkarir di bisnis ecommerce memang jadi barang 'aneh' buat sebagian besar Generasi Baby Boomer a.k,a para Angkatan 45, termasuk orang orang tua disekitar gue. Kondisi seperti ini persis di film "THE EXPENDABLES 3".

Meski 'diremehkan' sama generasi 45, gue tetep bertekad bulat buat kerja di Tokopedia, kerja di Perusahaan Internet yang dikenal dengan Ecommerce nya. Singkat cerita akhirnya mimpi itu pun terwujud, many thank My Lord!


TOKOPEDIA

Kenapa Tokopedia? Salah satu yang mebuat jatuh cinta dengan Tokopedia adalah sosok 2 founder 'Rumah' gue sekarang, yaitu Ko William Tanuwijaya dan Ko Leontinus Alpha Edison. 2 sosok ini Muda, Punya Mimpi Bagi Orang Banyak dan Berani Berbuat.




Wait Viewers, We Still Looking For an Idea :D

Tokopedia Aman & Murah?


Tokopedia = Marketplace?


Tokopedia & Marketplace. Kedua kata ini seringkali disandingkan dalam berbagai media massa ketika coba untuk menggambarkan bisnis Tokopedia. Untuk mudahnya, Tokopedia mendeskripsikannya sebagai “mall online terbesar” yang menjamin lebih murah, lebih lengkap dan lebih aman. Meski demikian, apa sebenarnya yang dimaksud marketplace dan mengapa Tokopedia bisa menjamin lebih murah, lebih lengkap dan lebih aman? 

Pengertian marketplace bisa diartikan “pasar” di Internet, bisnis seperti ini termasuk dalam ecommerce. Sebagai pasar sudah pasti adalah tempat dimana penjual dan pembeli bertemu dan melakukan transaksi. Lalu apa hubungannya dengan Tokopedia? Ya, Tokopedia memiliki ide menarik dengan memindahkan pasar “konvensional” menjadi pasar world wide web (www). Dengan memindahkan ke dalam cyberspace tentunya menjadikan pasar menjadi lebih luas, mudah dijangkau dan terbuka bagi siapapun baik pembeli dan penjual (borderless). Tentunya dengan begitu maka akan semakin banyak penjual, pembeli dan yang paling penting jenis barang yang ditawarkan dalam marketplace (ecommerce).

Lebih Murah & Aman

Ciri khas marketplace yang murah dan lengkap dapat muncul karena sifat marketplace yang memposisikan diri sebagai media bertemunya penjual dan pembeli online bertransaksi. Oleh sebab itu, marketplace selalu menghadirkan mercants yang dinamis dalam memberikan harga dan jenis produk. Selain dinamisnya harga dan jenis produk yang dihadirkan mercants, kehadiran Tokopedia yang tetap setia memberikan layanannya secara gratis, tentu menjadi faktor penentu jaminan “lebih murah”. Hingga saat ini di Tokopedia ada setidaknya 4.5 juta seller yang menjual lebih dari 12 juta barang dari 22 kategori yang ada. Tahun 2014, tercatat jumlah transaksi perhari Tokopedia sudah mencapai 2 juta transaksi per hari.


Mengapa Tokopedia bisa berkembang sedemikian rupa? Jawabannya adalah fasilitas escrow, ini merupakan salah satu keunggulanan amannya belanja online di Tokopedia. Fasilitas escrow menjamin dana dari buyer akan diteruskan kepada seller ketika buyer konfirmasi terima barang tanpa ada keluhan. Fasilitas ini meminimalisir resiko penipuan yang mungkin terjadi dalam sebuah transaksi online. Selain itu, kini Tokopedia juga menghadirkan Tim Fraud untuk menghadirkan keamanan dan kenyamanan transaksi dari resiko tindak penipuan ataupun pelanggaran syarat dan ketentuan yang bisa merugikan user.


Fasilitas lain yang menjadikan Tokopedia dapat berkembang sedemikian rupa adalah kemudahan yang diberikan kepada user terkait metode pembayaran dan shipping. Saat ini Tokopedia dapat melayani pembayaran di lebih dari 3 berskala nasional, kartu kredit bahkan melalui toko retail Indomaret. Fasilitas itu juga didukung dengan beragamnya pilihan shipping gateway yang kini hadir dengan 8 service providers.


Banyak keuntungan dan kemudahan yang muncul dari Tokopedia sebagai marketplace ini yang kemudian mendorong perkembangan ecommerce di Indonesia. Penjual konvensional yang biasanya memasarkan produknya secara offline, kini berbondong-bondong memperluas jaringnya ke online. Begitu pun dengan pembeli yang dahulu dibatasi dengan jarak dan waktu, kini transaksi menjadi lebih mudah dan murah lintas batas.


Visi Tokopedia


Hadirnya Tokopedia tidak lepas dari mimpi kedua founder William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison yang ingin menghadirkan internet sebagai jalan menuju Indonesia makmur dan sejahtera. Banyak entrepreneur yang menjadi mercant di Tokopedia dipercaya dapat membuka jutaan lapangan pekerjaan yang selama ini tidak terbayangkan. Sisi lain dengan adanya Tokopedia, produk lokal indonesia yang selama ini mungkin sulit menemukan pasar, kini dapat mengembangkan sayap lebar melalui internet yang tanpa batas. Mengutip pernyataan William, "Tokopedia semakin maju ketika, mercants yang ada didalamnya maju dan sejahtera'. Sungguh sebuah visi yang mulia dari Anak Bangsa.




The Nacamodo's Tokopedia Diary




Hallo kami dari Komodo. Senang rasanya bisa gabung di Tokopedia. Tempat dimana orang berbondong-bondong  pernah bermimpi untuk dapat berada di sini. Namun kali ini kami tidak sedang bermimpi. Yap, jadi bagian dari Nakama nyata adanya. Ngomong-ngomong apa sih NAKAMA ? Nakama ini sebutan untuk karyawan Tokopedia. Nakama berasal dari bahasa Jepang yang artinya sahabat atau partner yang bersama-sama  dalam mengejar tujuannya. So, kebayang dong gimana karyawan Tokopedia itu erat antara satu dengan yang lainnya. Jadi yang kita tangkep nakama academy adalah program yang dibuat oleh tokopedia untuk calon nakama. Setelah keterima di tokopedia, kita diharuskan mengikuti program tersebut sejenis training dan mengenal lebih dalam tetang profil perusahaan. Gak hanya itu aja karena kita juga bakal dapet soft skill dan berbagai materi-materi yang menurut gue keren banget untuk bekal kita di masa depan. Oh ya selama kegiatan berlangsung kita juga akan dinilai bagaimana keaktifan, partisipasi dan berbagai indikator lainnya yang akan dinilai langsung oleh kakak pembina. So, mereka jadi tau apakah kita ini calon nakama yang memiliki budaya bekerja yang cocok seperti apa yang diharapkan tokopedia.


Oh ya sebelumnya kita kenalan dulu deh ya team komodo bach 2 ini. Jadi komodo terdiri dari 5 orang dengan latar kehidupan masing-masing yang terdiri dari 3 wanita dan 2 orang pria. Pembentukan kelopoknya sendiri sebenernya terbilang unik banget karena terbentuk atas game yang diberikan salah satu mentor pembina dimana kita semua melakukan semacam game cepet-cepetan cari paasangan dengan jumlah 5 orang ( duh bahasanya apa banget deh hahaha.....) Yak dan terbentuklah team komodo secara random dan unik yang tediri dari Jo, Rendy, Riva dan Farissa .




Dua minggu pertama di bulan Agustus ini bakal menyenangkan bagi kami  Newkama (sebutan bagi karyawan baru) *excited* . Menyenangkan karena Newkama memasuki babak baru untuk mengenal lebih dekat Tokopedia. Sebuah program yang khusus dibuat untuk memastikan Newkama menuju arah yang sama. Program ini dinamakan NAKAMA ACADEMY. Ini bukan program TV yang dipilih berdasarkan SMS dan yang kalah dieliminasi. Ini program khusus Newkama untuk menambah wawasan mengenai Tokopedia. Selain itu sih pastinya agar kita makin akrab tertutama sesama Newkama. Pertama kali diajak ikutan Nakama Academy oleh HR langsung bertanya-tanya dalam hati, acaranya bakal kayak gimana? Seru gak ya? Hmm, I guess this will be fun!

Rasanya gak butuh waktu lama untuk menjawab pertanyaan di dalam hati. Dihari pertama kita berkumpul, terlihat Seluruh Newkama dari mukanya sih ramah manis lucu gitu. Semua keliatan semangat ikutan Nakama Academy. Sebagai peserta Nakama Academy, pastinya kami punya harapan dan mimpi yang ingin diwujudkan dalam Nakama Academy ini. Nakama Academy dilaksanakan di kantor baru Tokopedia di Wisma 77 Tower 2 dimana warna di dalam gedung ini didominasi oleh warna hijau. Apalagi ketika kita udah masuk kedalem ruang auditorium tempat pertama kali semua nakama dikumpulkan kita bakal dibawa pada suasana taman terbuka dengan rumput hijau dan bebatuan seperti di pegunungan. Pokoknya bikin mata kita seger banget deh. Penasaran? cekidot !!!!!

Auditorium Tokopedia


Harapan kami setelah mengikuti Nakama Academy mendapatkan banyak cerita yang berkesan, mengerti produk Tokopedia dengan baik serta alur transaksi yang terjadi didalamnya. Seperti kata orang tak kenal maka tak sayang, begitu pun dengan kami harus mengenal baik apa sih Tokopedia. Harapanya dengan bekal yang didapat selama mengikuti Nakama Academy, semua Nakama bisa menjadi PR yang baik. Kita suka banget sama beberapa mind-set yang dimiliki tokopedia dan berharap sekali agar bisa diaplikasikan baik di dalam maupun diluar kehidupan.

Pola pikir / mind set tokopedia agar bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari baik di dalam maupun diluar lingkungan kerja. Terutama banget tentang DNA “Make it Happen Make it Better”. Untuk membuat sesuatu atau keadaan menjadi lebih baik tentunya kita perlu memulai lebih dulu. Nah, disinilah kita ingin agar lebih bisa menantang diri sendiri berani memulai sesuatu lebih dulu untuk merubah keadaan menjadi lebih baik karena seperti yang kita tau bahwa diri  sendiri adalah musuh terbesar. Nah kita berharap agar salah satu DNA dari tokopeda tersebut memicu kita semua untuk lebih baik dan take action.

Oh ya selain itu ada juga mind-set tokopedia yang kita juga suka, yaitu adanya penanaman kesadaran diri bahwa bekerja yang baik adalah bagaimana kita melihat tempat bekerja bukan hanya lokasi untuk mendapatkan mata pencaharian semata. Tetapi ada yang lebih penting yaitu mengenai sense of belonging atau rasa memiliki yang dalam terhadap tempat dimana kita bekerja. Nah pemikiran kayak gitu udah pasti kan bikin kita merasa bekerja bukan lagi beban yang harus dilakukan, tetapi ada rasa bahwa bekerja karena kita adalah keluarga dari perusahaan sebagaimana kita memperlakukan keluarga sendiri. 

Nakama Academy membuka kesempatan besar untuk kita saling mengenal antar divisi, karena dalam dunia kerja setiap divisi pasti saling berhubungan, saling bersinergi. Dengan adanya komunikasi yang sudah terjalin, kedepannya bisa memudahkan untuk saling membantu mencapai tujuan di Tokopedia ini. Agar semakin akrab harapan saya diakhir program Nakama Academy juga diadakan jalan-jalan bareng. Nonton bioskop mungkin bisa jadi pilihan yang seru. Yang terpenting kami punya quality time untuk kumpul, sharing pengalaman dan ide yang kami punya.